Teknik Komputer Bilangan Pecahan

Sabtu, 30 November 2013 0 komentar

bilangan pecahan

Bilangan pecahan - Bilangan Pecahan (Floating-point Number). Jika sebelumnya, pembahasan teknik komputer lebih berfokus pada seputar bilangan bulat (integer number system), dan postingan sebelumnya sudah kita bahas Konversi Bilangan, maka pembahasan selanjutnya akan beralih pada bilangan pecahan (floting-point number) khususnya untuk konversi antara basis bilangan di lingkungan bahasa mesin dengan DEC, sebagai basis bilangan di lingkungan user. Kadangkala di beberapa literatur menyebutnya Fractional Binary Number.
Sebagai catatan, jika user mengenal bilangan ½ atau 0.5, maka dalam sistem komputer bilangan yang dikenal umumnya menggunakan 0.5
dibandingkan ½.
Jika user ingin memberi input: ½, maka diketikkan atau dituliskan ( 1/2 ), artinya bilangan 1/2 diapit oleh tanda ‘(’dan‘)’.
Dasar bagaimana melakukan konversi Basis Bilangan N (BIN, OCT, HEX) ke DECimal pada bentuk pecahan tetap berdasar pada bagaimana melakukan konversi pada bentuk bilangan bulat (integer) yang sebelumnya telah dibahas. Lebih jelasnya, dapat dilihat sebagai berikut:

bilangan pecahan
























Selanjutnya Bag.1 dan Bag.2 digabungkan dengan cara menjumlahkannya seperti berikut ini:
Bag.1 + Bag.2 = 0.62510 + 1310 = 13.62510
maka, didapatkan:
1101.1012 = (13.625)10

bilangan pecahan
























Selanjutnya Bag.1 dan Bag.2 digabungkan dengan cara menjumlahkannya seperti berikut ini:
Bag.1 + Bag.2 = 0.14062510 + 4710 = 47.14062510
maka, didapatkan:
57.118 = (47.140625)10


bilangan pecahan























Selanjutnya, bagaimanakah melakukan konversi sebaliknya, bentuk pecahan, dari DECimal ke Basis Bilangan N (BIN,OCT,HEX), adalah seperti juga dilakukan pada bentuk bilangan bulat (
integer).

Konversi Pecahan DEC => BIN
Contoh:
13.62510 = (…)2

bilangan pecahan

















bilangan pecahan










Selanjutnya Bag.1 dan Bag.2 digabungkan dengan cara menjumlahkannya seperti berikut ini:
Bag.1 + Bag.2 = 0.1012 + 11012 = 1101.1012
maka, didapatkan:
1101.1012 = (13.625)10

Konversi Pecahan DEC => OCT
Contoh:
47.14062510 = (…)8
Solusi:
47.14062510 = 0.14062510 + 4710
= Bag.1 + Bag.2
Eksekusi Bag.1:
0.14062510 = (…)8



bilangan pecahan















Eksekusi Bag.2:
4710 = (…)8
47 : 8 = 5 sisa 7 => Least Significant Digit (LSD)
5 : 8 = 0 sisa 5 => Most Significant Digit (MSD)
dituliskan menjadi: 578

Selanjutnya Bag.1 dan Bag.2 digabungkan dengan cara
menjumlahkannya seperti berikut ini:
Bag.1 + Bag.2 = 0.118 + 578 = 57.118
maka, didapatkan:
47.14062510 = (57.11)8



Konversi Pecahan DEC => HEX
Contoh:
87.0664062510 = (…)16Solusi:
87.0664062510 = 0.0664062510 + 8710
= Bag.1 + Bag.2
Eksekusi Bag.1:
0.0664062510 = (…)16



bilangan pecahan




















Eksekusi Bag.2:
8710 = (…)16
87 : 16 = 5 sisa 7 => Least Significant Digit (LSD)
5 : 16 = 0 sisa 5 => Most Significant Digit (MSD)
dituliskan menjadi: 5716


Selanjutnya Bag.1 dan Bag.2 digabungkan dengan cara
menjumlahkannya seperti berikut ini:
Bag.1 + Bag.2 = 0.1116 + 5716 = 57.1116
maka, didapatkan:
47.14062510 = (57.11)16

Oke sekian dulu belajar kita hari ini mengenai Bilangan Pecahan. Berikutnya, teknik komputer akan membahas bagaimana melakukan konversi bentuk pecahan dari Basis Bilangan N ke Basis Bilangan M, antara basis bilangan dalam bahasa mesin, jadi terus ikuti update artikel blog teknik komputer ini dan jangan lupa follow dan subscribe ya, dan kalau ingin menyimpan artikel ini sobat tinggal bookmark dengan cara tekan Ctrl + D. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

 

©Copyright 2011 Cara-Ne